Aceh Besar Loloskan 421 Atlet ke PORA

Ketua KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim bersama Kadispora setempat, Ridwan Jamil melepas 22 atlet drum band Pra-PORA di Gedung Jantho Sport 

Dailymailindonesia.net, BANDA ACEH - Aceh Besar berhasil meloloskan 421 atlet ke arena Pekan Olahraga Aceh (PORA) di Kabupaten Pidie.

Sementara itu, pelaksanaan even empat tahunan itu akan dihelat pada November atau Desember 2022 mendatang.

“Alhamdulillah, kita sukses meloloskan 421 atlet dari 34 cabang olahraga.

Sementara kita tidak mengikuti layar dan arung jeram,” ungkap Ketua KONI Aceh Besar, Muhibuddin Ibrahim kepada awak media, Sabtu (19/2/2022).


Ke-421 ini dipastikan tampil di kabupaten tetangga setelah mencatat hasil mengesankan ketika mengikuti Prakualifikasi Pekan Olahraga Aceh (Pra-PORA).

Dari 36 cabang yang dipertandingkan di arena Pra-PORA itu, Aceh Besar minus di cabor layar dan arung jeram.


Dari 34 cabor diikuti atlet, sebut Ucok Sibreh–julukan Muhibuddin Ibrahim–, Kontingen Aceh Besar berhasil mengumpulkan 145 medali emas, 77 perak, dan 72 perunggu.

Raihan ini tentu saja menjadi modal berharga bagi mereka dalam misi mempertahankan gelar juara umum.

Bahkan, sejumlah cabang olahraga mampu tampil sebagai juara umum di arena Pra-PORA 2021 lalu.

Misalnya, cabang atletik, angkat besi, dayung, balap motor, renang, drum band, dan tinju.

“Keberhasilan kita kali ini semakin lengkap saat sepakbola juga berhasil lolos dari Pra-PORA,” ungkap Ketua Partai Golkar Aceh Besar itu.

Sebagaimana diketahui, Aceh Besar mencatat sejarah untuk pertama kalinya usai meraih juara umum PORA XIII di Kota Jantho pada November 2018 lalu.

Kepastian itu setelah tuan rumah mendulang 125 medali emas, 64 perak, dan 80 perunggu.

Sumber medali emas yang mengantar Aceh Besar ke tangga juara umum dari cabang olahraga renang, atletik, kempo, tinju, dayung, tarung derajat, dan panahan.

Kini, cabang tersebut kembali diharapkan menjadi lumbung emas mereka.

Rincian atlet yang lolos adalah anggar (16), angkat besi (14), angkat berat (13), atletik (33), balap motor (9), balap sepeda (10), binaraga (10), bola basket (10), bridge (6), bulutangkis (10), catur (6), dayung (15), dan drum band (22).

Kemudian, futsal (10), karate (9), kempo (11), menembak (13), muaythai (22), panahan (10), panjat tebing (9), pencak silat (13), petanque (9), renang (18), senam (13), sepakbola (18), sepak takraw (6), dan sepatu roda (6).

Terakhir, taekwondo (18), tarung derajat (16), tenis lapangan (5), tenis meja (7), tinju (23), bola voli (4), dan wushu (7).

“Keberhasilan 421 atlet kita ini, tak lepas dari sentuhan tangan dingin 81 pelatih terbaik.

Kita harapkan prestasi mereka tetap terjaga di PORA nanti,” sebut anggota DPRK Aceh Besar itu.

Pada kesempatan itu, Ucok Sibreh meminta kepada Pengcab, atlet dan pelatih supaya tidak jumawa dengan hasil di Pra-PORA.

Akan tetapi, mereka harus lebih hati-hati dan terus mempersiapkan diri untuk menghadapi PORA 2022 di Pidie.

“Kita tetap menargetkan untuk dapat mempertahankan gelar juara umum.

Hanya saja, di PORA 2022 nanti, Aceh Besar perlu mewaspadai kekuatan tuan rumah Pidie dan Banda Aceh.

Kedua daerah ini akan menjadi pesaing kita nanti,” pungkas Ucok Sibreh.

Bentuk Monev

Pada sisi lain, Ketua KONI Aceh Besar, Mubhibuddin Ibrahim menginformasikan, bahwa ke-421 atlet dan 81 pelatih sudah menjalani latihan sejak Januari 2022 lalu.

Mereka mengikuti training centre (TC) yang diselenggarakan oleh Pengcab masing-masing.

Guna mengawasi latihan terpadu itu, ungkap Ucok Sibreh, KONI bersama pengurus sudah sepakat untuk monitoring dan evaluasi (Monev).

Di mana nantinya tim monev ini senantiasa akan mendatangi lokasi latihan untuk memantau atlet, dan pelatih.

“Ini sudah menjadi keputusan kita.

Boleh jadi, setiap anggota moven nantinya akan memantau maksimalnya lima cabang olahraga.

Hal tersebut supaya kinerja mereka dapat maksimal dalam menjalankan tugasnya,” sebutnya.

Ucok Sibreh menegaskan, demi mewujudkan target kembali juara umum PORA, KONI bersama pengurus sudah menyiapkan honor bagi atlet dan pelatih.

Hal itu tak lepas dari perhatian dan kepedulian Pemkab Aceh Besar, terutama Bupati Mawardi Ali dalam mematangkan persiapan menuju PORA 2022. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
DAILYMAIL INDONESIA
DAILYMAIL INDONESIA

Formulir Kontak