Senin, 29 April 2019

BKKBN Aceh Bersama Deputi KS-PK Gelar workshop Pembinaan Ketahana Balita dan Anak




DMI.Net Banda Aceh | Deputi KS-PK yang diwakili Direktur Bina Keluarga Balita dan Anak BKKBN, Dra. Evi Ratnawati membuka sekaligus memberi arahan pada kegiatan Workshop.



Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja Putri Sebagai Calon Ibu Bagi Pengelola Program GenRe Kabupaten/Kota, Pertemuan Singkronisasi Program Kerja Forum GenRe dengan Pengelola GenRe Kabupaten/Kota, dan Orientasi Menjadi Orangtua Hebat.

Dalam Rangka Pembinaan Ketahanan Keluarga Balita dan Anak tingkat Provinsi yang digelar di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh dari 21 hingga 23 April 2019.



Sementara Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, meminta orang tua untuk mendidik anak sejak usia dini, sehingga di masa depan akan lahir generasi yang berkualitas. Peran orang tua, kata Dyah sangat penting apalagi melihat penggunaan internet di Aceh yang sangat pesat.


Ny Dyah Erti Idawati memberi materi tentang arah program kebijakan PKK yang bisa disinergikan dengan program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) pada kegiatan Orientasi Menjadi Orangtua Hebat dalam Rangka Pembinaan Ketahanan Keluarga Balita dan Anak tingkat Provinsi.

"Orang tua adalah ujung tombak mendidik anak bagaimana menggunakan internet secara sehat," kata Dyah dalam talkshow tentang penggunaan internet sehat tanpa pornografi yang digelar Radio Djati FM, Senin 22/04.

Dyah menyebutkan, sosok ibu adalah madrasah dan guru terdepan bagi anak. Karena itu, edukasi penggunaan internet secara baik haruslah dimulai dari orang tua. Salah satu cara mengajarkan anak, kata Dyah, adalah memberikan batasan penggunaan internet bagi pribadi bukan sebatas pada anak.

Cara lain, lanjut Dyah, anak haruslah diajak beraktivitas yang banyak di luar rumah. "Anak bukan disuruh tapi diajak terlibat."

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika, hingga Januari 2018, 50 persen dari total 265,4 juta penduduk Indonesia merupakan pengguna internet. 49 persen di antaranya adalah pengguna aktif media sosial. Dari angka itu, 30 persen atau 79,6 juta populasi rakyat Indonesia adalah anak-anak.

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda