Senin, 30 April 2018

Satpol PP WH Kembali di Tes Urin di BNNP Aceh

Banda Aceh, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh melakukan tes urine terhadap 920 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh, kegiatan tersebut di halaman Kantor BNNP Aceh, Banda Aceh, Senin (30/4/18).

Kepala BNNP Aceh, Faisal Abdul Naser kepada media mengatakan, pelaksanaan tes urine tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) nomor 50 Tahun 2017 tentang pelaksanaan pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika di lingkungan instansi pemerintah.

"Menindaklanjuti surat edaran no 50 tahun 2017. dari MenPAN tersebut, Aceh sudah melaksanakan salah satu implementasi  dimulai oleh Satpol PP dan WH Propinsi Aceh" kata Faisal.

Lanjut Faisal, Pelaksanaan tes urine ini menggunakan enam parameter, dimana cara begitu baik dan dinilai sangat akurat. Dan bahkan terlihat seseorang itu menggunakan narkotika apa, dari ganja, minuman keras, bahkan dapat mengetahui yang memakai narkotika dengan resep dokter. "Nanti kita akan tanyakan apakah mereka menggunakan narkotika dengan resep dokter atau lainnya," Jelas Faisal.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Dedy Yuswadi menyebutkan,  ini pelaksanaan tes urin yang kedua di lakukan oleh Satpol PP WH. "tahun kemaren (tahun 2017 lalu), 4 anggotanya positif terindikasi narkoba dan sudah diberhentikan," Ujar Dedy kepada Media.

Lanjutnya lagi, Proses pelaksanaan tes urine ini juga menjadi bahan evaluasi terhadap tenaga kontrak, apakah diperpanjang atau tidak. "Nanti jika ada yang terindikasi apakah dilakukan rehabilitasi atau bagaimana, akan dikonsultasikan dengan pihak BNNP Aceh dulu. Yang jelas dalam surat pernyataan disebutkan, jika ada anggota yang positif narkoba akan dipecat," tegas Dedy.

Pelaksanaan tes urin ini di dibagi menjadi 9 team yang di ikuti oleh 920 Personel Satpol PP dan WH Aceh.

Sementara, jadwal pelaksanaannya dibagi dua sesi. Sesi pertama dilaksanakan mulai pukul 9.00 WIB hingga 12.00 WIB. Sedangkan, sesi kedua, dilaksanakan pukul 14.00 WIB hingga selesai[rel]

Label: ,

Bupati Aceh Tengah Tinjau Lokasi Pembukaan POPDA Aceh



Dailymailindonesia.net (Ar Lubis), Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Aceh Ke-XV yang akan berlangsung di Takengon, Kabupaten Aceh Tengah tinggal hitungan hari. Bupati aceh tengah  Drs.Shabela Abu bakar disela padat kesibukannya beliau menyempatkan diri meninjau lapangan Musara Alun sebagai lokasi dibukanya even olahraga dua tahunan 

Kedatangan Bupati Aceh tengah Drs Shabela Abu bakar, dilokasi tersebut didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Amir Hamzah dan Kadis Kebersihan, Lingkungan Hidup Aceh Tengah, Zikriadi, Sabtu (28/4/2018) sore.

Bupati Aceh tengah Drs.Shabela Abu bakar mengatakan,  persiapan untuk seluruh sarana pertandingan 11 cabang POPDA Aceh ke-XV sudah dilakukan dengan baik dan siap menyelenggarakan event tersebut.

"Pada saat peninjaun langsung tersebut, mengatakan,Yang kita kejar sekarang adalah persiapan lokasi untuk acara pembukaan dan penutupan, sedangkan untuk sarana pertandingan bagi 11 cabang olahraga ini sudah siap semuanya," kata Bupati Aceh tengah  kepada sejumlah awak media.

Acara pembukaan Popda XV di Aceh Tengah direncanakan akan dipusatkan diLapangan Musara Alun Takengon, pada 2 Mei 2018 dan secara resmi akan dibuka oleh Bapak Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.

POPDA Aceh yang berlangsung selama sepekan di Takengon, 2 hingga 8 Mei 2018 itu akan diikuti oleh 3.316 atlet dari kalangan pelajar se Provinsi Aceh. Ajang ini juga diperkirakan akan dihadiri oleh 5 ribu lebih tamu  dan undangan.

"Persiapan untuk penginapan juga sudah siap untuk peserta maupun official," ucap Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abu bakar

Selain akan di gunakan tempat acara pembukaan, Lapangan Musara Alun Takengon juga menjadi lokasi dilangsungkannya sejumlah pertandingan cabang olahraga, diantaranya bola voli, bola basket, atletik dan sepak takraw.

Sedangkan untuk cabang olahraga sepak bola akan dialihkan ke lapangan sepak bola Pegasing, kemudian pencak silat di Aula Universitas Gajah Putih, karate di GOR Gentala, bulu tangkis di GOR Paya Ilang.
 “Saya kira sudah sangat siap Aceh Tengah untuk menyelenggarakan POPDA ini," ucap  nya Bupati Aceh tengah Drs.Shabela Abu bakar pada awak media

Label: ,

Minggu, 29 April 2018

Bapak Gubernur diluar negeri politik dalam negeri dipegang oleh Samsul Bahri Alias Tiong

Daily Mail Indonesia.net, Banda Aceh, (27/4/18) Zainuddin Aldul Manaf alias (anek mamplam julok) saya akan mencari kebenaran atas nama Nizarli dia tidak ada izin dari Rektor Unsyiah tempat dia bekerja, kenapa dia bisa lewati dan menjabat sebagai  esolon dua di ULP, sedangkan dia gugur di administrasi, dan dia harus di periksa,  juga pak Setia Budi karena ketua panitia beliau, dan seluruh anggota nya Prof J. Makruf harus diperiksa oleh Kapolda Aceh, dan waktu Bapak Gubernur diluar negeri politik dalam negeri dipegang oleh Samsul Bahri Alias Tiong, dan yang terlibat masalah ini yaitu Sofyan Daud harus di periksa juga oleh Kapolda dan wagub harus dipriksa juga itu melanggar Pergup in protes, kata mamplam, dan Bapak kapolda harus segera periksa yang terlibat masalah ini sampai ke akar-akarnya, dan semua dinas yang telah dimenangkan tender harus dibatalkan karena kepala ULP bermasalah dengan adminstrasi, dan harus dibatalkan oleh Bapak Gubenur dan semua kontraktor yang sudah rugi harap segera menunutut Nizarli selaku Kepala ULP, dan sembilan orang yang sudah di angkat oleh Nova harus dibatalkan karena Gubernur tidak pernah menyetujuinya.

Permasalahan ini bermula, Pelantikan Nizarli sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa/ULP Aceh pada Sekretariat Daerah Aceh beberapa waktu menuai masalah. Sebab, pelantikan tersebut cacat hukum karena melanggar persyaratan administrasi seperti harus ada izin atau rekomendasi dari pimpinannya yakni Rektor Unsyiah Banda Aceh, Prof. Samsul Rizal, termasuk jenjang pendidikan akademik minimal S3 dari kalangan akademisi, sebagaimana yang telah ditetapkan Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) dalam melakukan seleksi‎ terhadap calon kepala badan, dinas atau biro dilingkup Pemerintah Aceh. Hal itu ditegaskan mamplam julok, dan anak mamplm julok siap menghadapi siapa saja demi kebenaran pada media ini, malam sabtu di kantor media ini (27/4/18). Dan anek mamplam mengharapkan media-media yang ada di aceh harapkan memviralkan berita ini harap Zainuddin Aldul Manaf Alias (Anek Mamplam Julok), dan saya siap bertanggung jawab dalam hal ini.
‎Menurutnya, dalam pasal 118 Ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) jelas disebutkan, pelamaran yang dilakukan PNS harus direkomendasikan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) instansinya berkerja. Kemudian, di pasal 115 huruf f tugas Panitia Seleksi (Pansel) salah satunya melakukan seleksi administrasi dan kompetensi bahkan di dalam pasal 120 ayat (4) dinyatakan bahwa Pansel wajib melakukan seleksi secara objektif dan transparan dan ayat (5) juga dinyatakan bahwa tahapan seleksi paling sedikit terdiri atas seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas.
Disisi lain Auzir Fahlevi, mengatakan "Jadi, dalam hal ini tidak sepatutnya tim Pansel JPT Pemerintah Aceh mengabaikan aspek persyaratan‎ administrasi sebagaimana yang dinyatakan dalam PP No 11 tahun 2017 tersebut. Ini mengindikasikan bahwa Pansel JPT tidak taat hukum dan imbasnya pelantikan Nizarli berpotensi menuai sengketa hukum dikemudian hari," ungkap
Sebenarnya kata Auzir, dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) juga disebutkan, dalam pasal 68 dari ayat (1) sampai dengan ayat (7) terkait objektifitas, kualifikasi dan kompetensi serta kedudukan PNS baik dalam tataran jabatan pimpinan tinggi, jabatan administrasi dan fungsional. "Karena itu, kami mendesak Gubernur Aceh untuk membatalkan/men cabut SK pengangkatan Nizarli sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa/Kepala ULP Aceh, atau memberhentikan segera Nizarli dari jabatannya karena tidak memenuhi syarat sesuai pasal 144 Huruf e PP nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS. Hal ini harus dilakukan gubernur sebagai bentuk ketaatan atas hukum dan untuk menciptakan Pemerintahan Aceh yang bersih dan berwibawa," harap Auzir Fahlevi
Dan Kepala Divisi Konstitusi Koalisi NGO HAM Aceh, Muhammad Reza Maulana mengatakan ada yang keliru dengan pemahaman Gubernur Aceh, terkait pelantikan Nizarli sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa atau ULP pada Sekretariat Daerah Aceh.
Menurut Reza, seharusnya gubernur meminta pendapat para pakar yang berkompeten di lingkungan Pemerintahan Aceh sebelum mengambil suatu kebijakan.
"Kami juga tidak tahu apakah hal itu ada dilakukan atau tidak," kata Muhammad Reza.(ajnn)
Sebagai negara hukum, kata Reza, seluruh kebijakan yang dibuat harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Dilihat dari ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil pada pasal 118 dan pasal 119 ayat (2), pelantikan Nizarli sebagai pejabat eselon II di luar unit kerjanya harus mendapat izin tertulis dari Pejabat Pembina Kepegawaiannya (PPK).
"Berdasarkan pernyataan rektor yang mengatakan bahwa Nizarli tidak memiliki izin tertulis dari dirinya, secara administrasi seharusnya yang bersangkutan sudah gugur," katanya.
Lebih lanjut, ia mengaku tidak mengerti dasar pertimbangan Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (Pansel JPT) Pratama, sehingga meloloskan Nizarli sebagai peserta seleksi. Sedangkan untuk syarat administrasi saja tidak terpenuhi.
"Seharusnya tim Pansel langsung menggugurkan peserta seleksi yang tidak memenuhi persyaratan," ujarnya.
Kemudian, kata Reza, terdapat dua opsi yang dapat ditempuh jika pejabat eselon II yang tidak memenuhi persyaratan tersebut terlanjur dilantik. Pertama gubernur secara legowo mencabut sendiri keputusan tersebut, atas dasar cacat prosedur.
“Kedua, apabila gubernur tidak bersedia mencabut keputusan tersebut karena berbagai alasan, maka rektor sebagai PPK dapat mengusulkan memberhentikan yang bersangkutan kepada gubernur,” jelasnya
Dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (PAKAR) menilai Gubernur Aceh tidak konsisten menjalankan syarat terkait Seleksi terbuka (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau seleksi terbuka Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).
Direktur Pakar Muhammad Khaidir mengatakan seharusnya Gubernur Aceh tidak melantik Nizarli sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Aceh atau Kepala ULP. Pasalnya Nizarli diketahui tidak mencukupi syarat yang dikeluarkan pansel yakni harus S3.
"Padahal dalam persyaratan sudah sangat jelas tertulis kalau PNS berasal dari lingkungan edukatif (dosen) harus berpendidikan S3/Doktor," kata Muhammad Khaidir.
Sementara, kata Khaidir, pendidikan Nizarli diketahui baru strata-2 (S2) yang diraih di Universitas Osaka, Jepang. Sehingga menjadi pertanyaan publik ketika Nizarli dipilih oleh Gubernur Aceh untuk menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa.
"Seharusnya gubernur konsisten lah, jangan persyaratan lain, dijalankan lain, sehingga publik bingung dengan sikap gubernur," ujar Muhammad Khaidir.


Persyaratan untuk mengikuti seleksi pejabat eselon II Pemerintah Aceh.

Tak hanya itu, Khaidir mengatakan sikap Gubernur Aceh yang melantik orang yang tak sesuai syarat telah merusak nilai atau makna uji kelayakan dan kepatutan pejabat (Fit and Proper Test) yang dilakukan tim pansel.
"Ini juga menyakinkan kecurigaan orang bahwa seleksi itu hanya formalitas, padahal orang yang menduduki jabatan sudah ada. Artinya calon SKPA sudah ada sebelum seleksi dilakukan, seleksi itu dilakukan hanya untuk menampakkan kepada publik bahwa Pemerintahan Irwandi-Nova adalah pemerintahan yang baik (good governance).
Penelusuran di website Unsyiah, Ir. Nizarli, M.Eng lahir di Banda Aceh pada 27 November 1964. Sejak 1983 meraih gelar Sarjana di ITS Surabaya, Fakultas Teknik, Jurusan Arsitektur. Ia menyelesaikan kuliah sarjana pada 1989. Selanjutnya, pada tahun 1995, ia melanjutkan gelar master di Osaka University Jepang dan selesai pada tahun 1998

Tentang Saya

I am Ir. Nizarli, M.Eng was born in Banda Aceh on November 27, 1964. Nip. 196411271991021001. Since 1983 I continued my Bachelor degree in ITS Surabaya at Faculty of Engineering majoring in Architecture and I completed in 1989. Subsequently in 1995 I continued my master degree at Osaka University Japan and completed in 1998. I am now a lecturer at the Department of Architecture, Faculty of Engineering, Syiah Kuala University since 1991, and the field of science I am currently working on is Architecture Science.



email nizarli[at]unsyiah.ac.id
www www.fsd.unsyiah.ac.id/nizarli

Publikasi (Publications)
Jurnal (Journals)
Nizarli, Sofyan, 2014, Sudah Akseskah Hunian Kita, Raut, Edisi , 68 - 78, 2085-0905.

Zainuddin dan Nizarli, 2013, ASPEK KUALITAS PERUMAHAN DAN PERMASALAHAN SOSIAL DI MALAySIA, Raut, Edisi , 96 - 103, 2085?0905.

Nizarli, 2010, Pengaruh Iklim Lingkungan Terhadap Desain (Material dan Bentuk) Bangunan, Raut, No. 1,, 52 - 58, 2085-0905.

Nizarli, 2009, Simulasi Program AIOLOS pada Rumah Tinggal Tipe 54, Raut, No. 3,, 18 - 27, 2085-0905.

Nizarli, 2008, Line, Adge and Shade (Sebuah Tinjauan Tema), Raut, No.2, , 27 - 34, 2085-0905.

Prosiding (Proceedings)
Nizarli - Thyas Pramesthi, 2011, Sustainability review on a Ecologic Residential Research FacilityFrom Culture to Art and Architecture, The 1st International Conference on Rebuilding Place, Unsyiah, Darussalam Banda Aceh, 4 Oktober 2011, Banda Aceh, Jurusan Arsitektur Unsyiah Darussalam Banda Aceh, 179 -188, 978-979-19300-1-7.

Nizarli, 2009, Perencanaan Strategi Desain Penghawaan; Studi Kasus Rumah Tradisional Batak KaroArsitektur Hijau dalam Penataan Bangunan dan Lingkungan, Seminar Nasional Arsitektur Hijau, Unsyiah, Darussalam Banda Aceh, 27 Agustus 2008, Banda Aceh, Jurusan Arsitektur Unsyiah Darussalam Banda Aceh, 78 - 88, 978-979-19300-0-0.

Label: ,

Jumat, 27 April 2018

Sering Tergenang Air Usai Hujan, Wakil Wali Kota Banda Aceh Tinjau Jalan Ini

Daily Mail Indonesia.net, Banda Aceh - Wakil Wali Kota Banda Aceh, Drs. H. Zainal Arifin langsung terjun memantau Jalan T. Nyak Arief, Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, yang dikabarkan salah satu media online lokal tergenang air disepanjang badan jalannya. Kamis (26/04) sore.

“Saya sudah sisir Jalan T. Nyak Arief ketika hujan berhenti, namun tidak ada lagi genangan air, kecuali di depan hotel Lamnyong yang masih ada sedikit genangan, dan malah di simpang mesra yang sering banjir, tapi hari ini tidak ada genangan lagi,” kata Wakil Wali Kota pada Media.

Lanjutnya, jika sedang hujan mungkin dimana-mana tergenang. Karena volume air yang turun lebih banyak dari kemampuan drainase menampung air. Tapi, sebagai standar sebuah drainase bagus itu adalah setelah berhenti hujan selama 1 jam, apakah masih ada genangan dijalan dalam area yang luas. Jika tidak maka drainasenya sudah bagus, seperti saat ini.

“Saya langsung melihat sendiri ini, satu jam hujan berhenti, tidak ada lagi genangan air nya,” ungkap Chek Zainal, sapaan akrab Wakil Wali Kota.

Namun, jika ada genangan-genangan kecil maka itu dapat dimaklumi, landasan parkir bandara saja ada genangan air bila baru saja hujan berhenti. Padahal landasan parkir bandara itu ditolerir dibawah 2 cm dari ratanya. (rel)

Label: ,

Kamis, 26 April 2018

BKKBN Aceh buka Kesempatan penilitian Program KKBPK


Daily Mail Indonesia Net. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Aceh membuka Kesempatan untuk penelitian Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga tahun 2018. "Kami membuka kesempatan untuk penelitian program KKBPK sebanyak empat paket dengan masing-masing paket senilai Rp50 juta," kata Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Aceh Sahidal Kastri di Banda Aceh, Selasa. 



Ia menjelaskan empat paket penelitian dengan total Rp200 juta tersebut dapat diajukan mitra melalui proposal terkait program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Menurut dia, pada tahun sebelumnya pihaknya juga memiliki empat paket penelitian dengan anggaran yang tersedia per paket Rp35 juta atau ada kenaikan menjadi Rp50 juta pada tahun 2018. "Kami berharap adanya rekomendasi-rekomendasi yang bisa membantu dalam mengatasi permasalahan yang ada terkait program KKBPK sesuai dengan sosio-kultural serta kearifan lokal masyarakat Aceh yang berlandaskan Syariat Islam," kata Sahidal yang turut didampingi Kabid Latbang, Saflawi. 


Sahidal mengatakan, tujuan seleksi program penelitian tersebut guna membantu mengatasi permasalahan yang dihadapi BKKBN dalam rangka menjalankan program KKBPK di Provinsi Aceh. Ia menyebutkan pada Maret sebanyak 30 peneliti dari akademisi, mitra kerja dan LSM menghadiri Forum Konsolidasi Kemitraan Penelitian guna menyinergikan pemikiran untuk mencapai visi dan misi BKKBN. 


Ia menambahkan penerimaan proposal penelitian tentang program KKBPK terakhir pada 15 April dan proposal dapat diantarkan langsung ke Bidang Litbang Perwakilan BKKBN.   

Label: ,

Selasa, 24 April 2018

BKKBN Aceh Mengadakan Bimbingan Teknis Program ( KKBPK ),dan 3 Pilar Prgram Kerja

Daily Mail Indonesia  Aceh. Kepala Perwakilan bkkbn Aceh Drs Sahidal Kastari MPd, membuka kegiatan BKKBN yaitu di Pidie dan Lhokseumawe. Kegiatan serupa pernah juga di lakukan beberapa waktu lalu seperti di Daerah lain, Perwakilan ( BKKBN )  Aceh sebuah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Aceh dan mengadakan Bimbingan teknis, program ( KKBPK ) kependudukan keluarga berencana pembangunan keluarga juga orientasi pencatatan laporan di 23 Kabupaten kota seluruh Wilayah Aceh.


Kegiatan tersebut di ikuti dari peserta PLKB, petugas klinik, dan Pak keuchik, dan di hadiri juga oleh Kabid Adpin Perwakilan BkkbN Aceh, Faridah SE MM, bersama Kasubbid Hubalila, Zulkifli SE, dan Kasubbid Data dan Informasi, Zulfadhli SE, serta Kepala OPD KB dari kabupaten/kota masing-masing . Dalam sambutan nya Sahidal kastri kepala BKKBN Aceh dalam pelaksana acara di Lhokseumawe ( Kamis ) menerangakn, keberhasilan program KKBPK yaitu bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. tak akan tercapai bila pemerintah daerah juga masyarakat setempat tidak mendukung nya.


Sahidal kastri meminta agar KKBPK jangan di terjemahkan untuk alat kontrasepsi saja, namun bkkbn mempunyai 3 pilar program kerja yang harus diketahui pemerintah daerah dan masyarakat nya seperti Kependudukan, Keluarga Berencana, juga Pembangunan Keluarga sejahtra.


Sambung Drs Sahidal kastri, Untuk tingkat kabupaten/kota regulasi harus ada yang mengamanah kan untuk menggali kembali potensi-potensi dan kearifan lokal dalam melaksanakan program KKBPK di daerah masing-masing, sebab itulah tujuan nya kita melaksanakan acara ini. Dalam hal ini kepala OPD KB di kabupaten/kota yang telah mengikuti beberapa kegiatan ini berharap agar peserta nya sebagai perpanjagan tangan BkkbN Aceh, dapat membangun Gampong melalui Kampung KB serta dapat membuat perencanaan dan laporan program yang lebih baik lagi.pungkasnya

Label: ,

Senin, 23 April 2018

Sahidal berharap Aceh Juara di Tingkat BKKBN Pusat

Daily Mail Indonesia Net.Banda Aceh- Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Aceh Sahidal Kastri berharap peserta lomba karya tulis dan lomba pidato kependudukan tahun 2018 dapat menjadi juara nasional pada tahun itu. "BKKBN Aceh pada tahun 2013 dan 2014 berhasil menjadi juara satu nasional untuk lomba pidato kependudukan kategori remaja. Semoga dapat diraih kembali juara nasional pada tahun 2018 ini," katanya di Banda Aceh, Selasa.



Ia menjelaskan kegiatan lomba pidato dankarya tulis tersebut merupakan bagian dari penguatan pendidikan kependudukan melalui anugerah kencana tahun 2018 yang telah dimulai sejak 2013. Sahidal berharap para peserta lomba pendidikan kependudukan tersebut nantinya dapat menyebarluaskan informasi pelaksanaan lomba sehingga berguna bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. "Kami juga berharap agar dapat terciptanya pola fikir yang berwawasan kependudukan dan tentunya hal ni akan dilakukan secara berkelanjutan melalui program KKBPK," katanya.


Ia juga berharap kepada generasi muda Aceh dapat mengerti pendidikan kependudukan, karena manusia sebagai pelaksana pembangunan sekaligus penikmat hasil pembangunan itu sendiri. "Ketika pembangunan itu tidak berbasis kepndudukan ini namanya pembangunan yang tidak bermanfaat bagi manusia, dan hal ini masih banyak kita temukan, karena itu kita ingin menguatkan generasi ini melalui lomba pidato maupun karya tulis, sehingga mereka ke depan bisa lebih cerdas jika menjadi pemimpin," kata Sahidal Kastri.[ril]

Label: ,

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ( UIN ), Menerima Kuliah Umum Dari SESTAMA BKKBN Pusat

Daily Mail Indonesia Net, BANDA ACEH Universitas Islam Negeri ( UIN ) akan  menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), sebagai bentuk pengembangan program pendidikan kependudukan, rencananya akan di bahas kembali kemudian jura sahidal.   Untuk kerja sama Penandatanganan tentu akan dihadiri  oleh Sekretaris Utama (Sestama) BKKBN Pusat, Nofrijal, SP, MA, dan Ketua LPM UIN, Prof dan  Direktur Kerjasama Pendidikan Kependudukan BKKBN, Ahmad Taufiq, S Kom, MAP, Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Sekretaris LPM UIN, serta utusan dari  perguruan tinggi negeri dan swasta di Aceh nantinya..


Dalam sambutannya, Nofrijal memaparkan, bahwa BKKBN memiliki target dalam pengembangan program kerjasama pendidikan kependudukan, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat tentang masalah kependudukan dan kesehatan reproduksi. Menurutnya, ketahanan pangan sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk. Laju penduduk di Indonesia terbilang tinggi dan berpotensi menciptakan kerawanan ekonomi dan sosial. Untuk itu, proses pengendalian terhadap pertumbuhan penduduk mutlak diutamakan agar jangan sampai menimbulkan disintegrasi bangsa.


Sementara itu, Ketua UIN, mengungkapkan apresiasinya atas program yang dicanangkan oleh BKKBN tersebut, yang diakuinya sejalan dengan program pendidikan yang ada di UIN. “Dengan adanya MoU antara UIN dengan BKKBN nantinya, semoga bisa saling bersinergi dan menguatkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Sumut, untuk membentuk generasi muda yang berkualitas,” harap Nofrijal.


UIN menyambut baik kerjasama dengan BKKBN karena menganggap penting edukasi terkait soal kesehatan dan kependudukan bagi para mahasiswa, khususnya yang tengah menimba ilmu di fakultas-fakultas yang mendalami kedua hal tersebut. Di antaranya fakultas kesehatan masyarakat, fakultas keperawatan. Kondisi demografi yang kompleks tersebut dihadang BKKBN dengan dua program andalannya, yakni Program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Mulai tahun 2019, BKKBN juga akan menggunakan Sistem Informasi Keluarga (SIK). Sistem ini digunakan agar data yang tersedia di BKKBN lebih akurat dalam pengendalian kuantitas dan kualitas kependudukan setiap waktu.


Ditegaskan Lagi, peningkatan kualitas kependudukan juga melibatkan pembentukan mental dan pandangan generasi muda yang lebih positif dan berorientasi masa depan. Pembentukan tersebut meliputi revolusi mental, mengubah pola pikir, sikap, tingkah laku, kejujuran serta tanggung jawab. Nantinya penandatanganan MoU, ditempat yang sama dilaksanakan pula Sosialisasi Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK). Perguruan tinggi yang ikut dalam kegiatan ini berasal dari seluruh yang ada di aceh.




Label: ,

PDAM Tirta Daroy Tim Terakhir Ke Final Turnamen Sepak Bola HUT Kota


Daily Mail Indonesia Net. Banda Aceh - Final segitiga turnamen sepakbola HUT Kota Banda Aceh ke 813 akan diisi oleh tiga tim tangguh. Setelah Pemko FC dan Dispora yang telah memastikan tiket, kini giliran PDAM menapakkan kakinya di final. Tiket PDAM Tirta Daroy ke final diperoleh setelah mengalahkan Kutaraja di partai terakhir enam besar yang digelar Kamis (19/4/2018), di lapangan Jasdam IM, Neusu, Banda Aceh.


Meski sempat memberikan perlawanan sengit sepanjang babak pertama, anak-anak Kutaraja harus mengakui keunggulan tim asuhan T Novizal Aiyub di penghujung babak kedua. PDAM sukses mencuri gol di lima menit terakhir laga. Sepasang Gol dari kaki Wahyudi dan Fahrul Adoe sudah cukup bagi PDAM mencuri tiket final turnamen berhadiah total Rp.50 juta ini. 


Sementara bagi Kutaraja, Yeyen Cs dipaksa angkat koper dari turnamen ini. Final pertama akan dilangsungkan besok sore di lapangan yang sama.Tim favorit juara turnamen ini, Pemko FC akan ditantang kekuatan baru yang dihuni sejumlah pemain berkualitas pada skuat Dispora Banda Aceh. 

Kedua tim ini dipastikan akan tampil habis-habisan mencuri tiga poin pertama. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk memuluskan langkah menjadi kampiun pada turnamen ini. Final segitiga akan menganut sistem perolehan poin. 


Tim yang menang akan meraih poin tiga, seri satu poin dan yang kalah tidak akan mendapatkan poin. Masing-masing tim akan melakoni dua pertandingan di final turnamen ini. Akankah Pemko FC yang dihuni Carlos plus pemain asing akan mampu meredam kekuatan Dispora. Atau sebaliknya tim asuhan Hamdani Basyah akan membalikkan prediksi sejumlah pengamat dengan mengalahkan Pemko FC. Jawabannya tersaji besok sore di Lapangam Jasdam IM, Neusu[rel]

Label: ,

Penko Banda Aceh Unggul dalam Turnamen HUT KE 813

Daily Mail Indonesia Net. Banda Aceh – Skuat Pemko FC berhasil keluar sebagai juara turnamen sepakbola HUT Kota Banda Aceh ke 813. Aminullah Usman dkk tampil mengesankan pada laga penutup final segitiga atas PDAM Tirta Daroy dengan skor 3-1, Minggu (22/4/2018) di lapangan Jasdam IM, Neusu.  

Meski sempat tertinggal lebih dulu lewat hentakan Hendrayani di awal laga, Pemko FC sukses membalikkan keadaan lewat tiga gol yang dicetak Dian Ardiansyah, Nanda Lubis dan Alvin.  Kemenangan ini mengantarkan Helza Cs ke tangga juara dengan raihan poin sempurna, yakni enam poin dari dua laga. Dilaga sebelumnya, tim milik Pemerintah Kota Banda Aceh ini sukses mengatasi perlawanan Dispora 3-0.  Sebagai juara pertama, Pemko FC berhak mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan sebesar Rp.25 juta plus tropi.

Selain itu, Pemko juga meraih prestasi individu atas nama gelandangnya, Dian Ardiansyah sebagai top skor turnamen. Dian mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp.1 juta.  Pemko juga mendapatkan apresiasi khusus dari Wali Kota atas prestasi ini berupa bonus tambahan sebesar Rp.10 juta. 


Sementara PDAM harus puas sebagai runner up dengan raihan satu poin dari hasil seri melawan Dispora. PDAM unggul agrerat atas Dispora yang kalah dari Pemko 0-3. PDAM mendapatkan unag pembinaan sebesar Rp.15 juta plus tropi. Pemain terbaik turnamen juga diraih oleh punggawa PDAM, Akmal dan berhak membawa pulang uang sebesar Rp. 1 juta. 


Sementara Dispora diurutan ketiga menerima uang pembinaan sebesar Rp.8 juta plus tropi.  Turnamen ini ditutup secara resmi oleh Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM. Turut hadir juga, Wakil Wali Kota, Drs H Zainal Arifin, Sekdakota Banda Aceh, Ir Bahagia DiplSE, Dirut PDAM T Novizal Aiyub serta para Kepala SKPD jajaran Pemko Banda Aceh. 


Aminullah mengatakan, turnamen ini akan menjadi kalender tetap sebagai momentum memperingati HUT Kota Banda Aceh setiap tahunnya.  “Tahun depan kita akan gelar dengan peserta yang lebih banyak, semua tim gampong kita minta ikut agar memberi kesempatan kepada pemain muda tampil,” ungkap Aminullah.  

Selain sebagai ajang melahirkan bibit baru sepakbola, kegiatan ini digelar sebagai upaya memberi kesempatan kepada para pedagang kecil berjualan dan meningkatkan pendapatan mereka. 

Label: ,

Dispora Imbang PDAM dalam Laga HUT Kota Banda Aceh


Daily Mail Indonesia Net, Banda Aceh – Laga antara Dispora dan PDAM Tirta Daroy pada final segitiga turnamen sepakbola HUT Kota Banda Aceh berakhir imbang tanpa gol. Laga ini digelar, Sabtu (21/4/2018) di lapangan Jasdam IM, Neusu, Banda Aceh. 


Sejak awal laga, pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi. Benturan-benturan antar pemain kerap terjadi dan memaksa wasit Mulyadi bekerja keras memimpin pertandingan. Lini depan Dispora melalui Zikra, Heni Musawir dan Ikhwan bahu membahu mengancam pertahanan PDAM yang dikawal Mora Andika, Reza Fahlevi, Rahmad dan Jasadi. Sebaliknya PDAM juga sering mengancam lewat pergerakan Verda, Irfandani dan Hendrayani.

Tercatat sejumlah peluang yang didapatkan kedua tim, namun gol yang dinanti-natikan tak kunung datang karena buruknya finishing touch. Kondisi serupa juga terjadi dibabak kedua, gol juga tidak tercipta meski kedua tim tampil terbuka dan kerap mendapatkan sejumlah peluang.

Seperti peluang emas yang didaptakan PDAM di injury time, Jasadi yang berdiri bebas melepaskan tembakan keras ke arah gawang Dispora tidak juga menghasilkan gol karena berhasil diblok kiper Dispora, Ojan. Kedua tim sama-sama meraih poin satu dari hasil seri ini. Bagi Dispora, hasil ini memastikan mereka gagal menjuarai turnamen ini. 

Sementara PDAM masih memiliki peluang keluar sebagai juara jika dipartai terakhir mampu menaklukkan Pemko FC yang sedang memimpin dengan poin tiga dari hasil kemenangan atas Dispora. Bagi Aminullah Cs, hasil seri saja akan mengantarkan mereka menjadi kampiun turnamen berhadiah total Rp.50 juta ini. Laga terakhir final segitiga ini akan mementaskan laga PDAM versus Pemko FC. Siapa yang akan tampil sebagai juara, saksikan di lapangan Jasdam IM, Neusu, Minggu (22/4/2018). (rel)

Label: ,

Minggu, 22 April 2018

Pengacara Napi yang di Pindahkan Ke Medan Mendukung Langkah Anggota Komisi III DPR RI Nasir Jamil Untuk Memulangkan Napi Ke Aceh,

Daily Mail Indonesia Net. Banda Aceh.Pengacara napi yg dipindah kemedan mendukung langkah Nasir djamil  untuk memulangkan napi ke aceh pasca kerusahan lapas kelas II/A lambaro. Anggota Komisi III DPR RI NASIR DJAMIL, menemui Plt Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, Mardjoeki, di Graha Pengayoman Kantor Kemenkumham, Jalan Rasuna Said Kuningan Jakarta, Kamis (19/4/2018), untuk menyampaikan aspirasi keluarga Napi Lapas Lambaro.


Advokad yusi muharnina  SH, rifa cinintya SH, sanri amin,SH, dan rukayah SH dari SYR Law firm Aceh Besar, mengatakan mendukung langkah yang dilakukan oleh anggota komisi III DPR RI Nasir Djamil, untuk permintaan pemulangan napi yg dipindah ke lapas -lapas di medan kembali ke aceh. saya sebagai pengacara dari napi sangat-sangat berterima kasih sama beliau atas dukungan nya terhadap keluarga narapidana tersebut, dan menurut kami team pengacara sungguh sangat mulia niat baik pak Nasir jamil, agar sebelum lebaran tahun ini mereka sudah pindah ke aceh kembali dan dapat berkumpul dan dikunjungi keluarga disaat bulan ramadhan dan idul fitri tiba. 

Menurut pengacara yusi muhanina SH langkah yang dilakukan Nasir jamil itu adalah benar2 keinginan dari keluarga para napi tersebut, kami team pengacara hanya diberi kuasa oleh keluarga napi untuk mengurus administrasi dan kepindahan mereka kembali ke aceh keluarga mendesak pengacara untuk segera terealisasi keinginan mereka tersebut karena sampai saat ini pihak keluarga belum bisa mengunjungi mereka semenjak mereka dipindah dari awal januari sampai sekarang keluarga belum bisa mengunjungi para napi tersebut terkendala biaya dan jarak yang jauh karena para napi-napi tersebut tersebar ke seluruh lapas dan rutan yang  ada di sumatera utara.


pengakuan pengacara yusi muharnina SH  saya sudah menghubungi anggota komisi III DPR RI tersebut jauh-jauh hari dan beliau bersedia membantu mungkin kemaren beliau terlalu sibuk, jadi beliau belum sempat, dan hari ini melalui telepon langsung dan chatt via Whashap beliau meminta data-data napi yang dipindah kemedan kerena beliau, jadi menurut saya beliu komit dan konsisten


Sebelumnya team pengacara SYR Law firm, Yusi muharnina SH dan Rukayah SH telah menjumpai anggota DPD RI fachrul razi MIP dan H Sudirman di kantor DPD RI senayan jakarta dan  telah mendapat dukungan dari dua senator asal aceh tersebut, mereka sangat mendukung langkah yang dilakukan oleh pengacara mewakili keluarga napi yang terus mendesak supaya keluarga mereka dapat pulang kembali ke aceh dan mereka bisa dapat mengunjungi mereka tanpa terkendala jarak dan biaya,.. saya selaku pengacara dari keluarga narapidana sangat berterima kasih terhadap dukungan para anggota dewan asal aceh tersebut yaitu Anggota komisi III DPR RI NASIR DJAMIL S.Ag M.Si  Dua Anggota DPD RI fachrul razi MIP dan H sudirman.[ril/jol].

Label: ,

PARTAI ACEH ( PA ), APRESIASI NELAYAN ACEH SELAMATKAN PENGUNGSI ROHING


Daily Mail Indonesia Net, Banda Aceh – Partai Aceh apresiasi kepada Nelayan Aceh yang telah ikut membantu menyelamatkan sebanyak 79 etnis Muslim Rohingya (Myanmar) menggunakan boat kayu terombang-ambing di laut selama sepekan, terdiri 44 laki-laki, 27 perempuan dan 8 anak-anak. Mereka berhasil mendarat di Pantai Kuala Raja Kecamatan Kuala Kabupaten Bireuen, Jumat (2/4) sekitar pukul 14.00 WIB. Kata Jurubicara Partai Aceh (PA) Syardani M. Syarif atau akrab disapa Teungku Jamaica melalui siaran pers kepada media, Sabtu (21/4/2018). 


Jamaica mangajak pengurus Partai Aceh bersama masyarakat Aceh agar dapat membantu Muslim Rohingya tersebut.

"Di masa lalu saat Aceh sedang dilanda konflik, kita Rakyat Aceh juga pernah mengalami hal serupa sebagaimana yang sedang dialami oleh etnis Muslim Rohingya di Myanmar tersebut. Jadi, mari kita saling membantu demi kemanusiaan, apalagi kita sesama Muslim," kata Jamaica.

Teungku Jamaica juga menyampaikan terimakasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Bireuën dan Pemerintah Aceh serta pihak terkait lainnya yang telah ikut membantu warga Rohingya tersebut. Saat ini pengungsi Muslim Rohingya itu telah dievakuasi sementara ke Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Cot Gapu, Bireuen.pungkasnya [jol]



Label: ,

Sabtu, 21 April 2018

FKH Unsyiah Kerjasama dengan JAPFA FONDATION tentang Peluang Industri

Daily Mail Indonesia.net, Banda Aceh - Senior Program Manager JAPFA FONDATION, Wahono Kolopaking memberikan pengenalan yang lebih komprehensif terkait kompetensi dan peluang-peluang terkait industri peternakan yang saat ini sedang buming di dunia.

Hal ini disampaikan kepada media disela-sela kegiatan kerjasama JAPFA FONDATION dengan FKH Unsyiah, Jumat (20 April 2018) sore di AAC Dayan Dawood, Banda Aceh.

"Kita sudah bermitra sejak 2016 dalam program pengembangan pendidikan agrikultur khususnya pegembangan Sumber Daya Manusia di sektor peternakan," ujarnya.

Kemin Industries (Asia) Pte Limited adalah sebuah industri yang fokus di bidang pengelolaan industri dan teknologi serta gizi ternak yang sudah lama berkolaborasi dengan japfa Group untuk mengembangkan produk-produk pakan yang lebih sehat dan ekonomis.

Oleh karena itu dalam hubungan kerja sama  yang paling menguntungkan ini JAPFA FONDATION mengajak pihak Kemin Pte Limited untuk menshare atau berbagi ilmu terkait teknologi serta nutrisi pakan ternak yang disambut baik oleh pihak Unsyiah.

Dalam hal ini kerjasama ini akhirnya terwujud dalam bentuk kuliah umum yang dihadiri oleh sekitar 2/3 nya mahasiswa fakultas pertanian, fakultas kedokteran hewan, dan sebagian juga diwakili oleh perwakilan kantor dinas pertenakan maupun perkebunan setempat.

"Sejak 2017 awal kita menginisiasi MOU untuk program pengembangan pendidikan Agrikultur di sektor sumber daya manusia yang sudah diwujudkan dalam bentuk bantuan program beasiswa khusus untuk diploma 3 kesehatan hewan di fakultas kedokteran hewan unsyiah," katanya.

Saat ini sudah ada 3 alumni yang dari diploma 3 kesehatan hewan yang saat ini masih menunggu 10 orang yang sedang menjalani program beasiswa ditahun terahir.

"Harapan saya tahun ini kita akan berlanjut kerjasama dengan fakultas kedokteran hewan unsyiah untuk 10 orang diploma 3 kesehatan hewan dan 10 orang sarjana kedokteran hewan dan juga sedang menjalin kerjasama dengan ketua program studi peternakan di fakultas pertanian unsyiah," harapnya.

Japfa foundation akan mendorong kemitraan strategis antara industri dalam hal ini Kemin industri bekerjasama dengan kalangan akademisi untuk melakukan kolaborasi semacam kegiatan penelitian bersama, kegiatan konsultatif bersama maupun pertukaran pelajar maupun pertukaran tenaga pendidik, misalnya dosen-dosen atau mahasiswa melakukan research di kemin ataukah kemin melakuan reasearch lokal di aceh itu yang didorong.

"Harapanya terjadi sinergi yang saling menguntungkan antara dunia industri dan dunia akademisi menuju pada ketahanan pangan yang sekarang menjadi program pemerintah saat ini," tutupnya.(rel)


Label: ,

LakaLantas Motor Metik VS Mobil ,Dua Orang Meningal Di TKP


Daily Mail Indonesia LANGSA – Miftahul Fattah (22) warga desa sampoimah, dan Maulidiana (21) warga desa sungai pauh, Langsa, tewas dalam kecelakaan maut, Laga kambing antara motor Scoopy BL 3373 FZ dengan mobil Kijang LGX BL 284 AL, di Jalan medan- Banda Aceh, desa Bayeun, kecamatan Rantau selamat, Aceh Timur. Sabtu (21/04/2018). 


Informasi yang di rangkum oleh Media Daily Mail Indonesia Net, Kejadian terjadi sekitar pukul 10.40 Wib, pengendara motor merupakan mahasiswa dari salah satu kampus yang ada di kota Langsa, Miftah (Korban) Mahasiswa jurusan Ekonomi Syariah dan Maulidiana (korban) mahasiswi jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. 



Sedang, Amri (35) warga Kp. Jalan, kecamatan IDI Rayeuk, pengendara mobil dinas rutan IDI Rayeuk yang membawa dua orang Nara pidana, ia mengalami luka-luka juga di larikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis. 

Kronologis kejadian, berdasarkan keterangan warga setempat. Saat naas “Motor Scoopy yang di Kendari Oleh Mahasiswa tersebut melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Langsa menuju Perlak, menyalip Mobil didepan, sedangkan  pengemudi mobil dengan kecepatan sedang yang datang dari arah berlawanan yang sangat kencang, dan tidak dapat ter elakkan.” Ujarnya.


Korban sempat dilarikan ke RSUD kota Langsa, namun korban tidak bisa terselamatkan dan langsung dibawa kerumah duka  masing-masing untuk di semayamkan. Sedangkan dari sumber lainnya, Daily Mail Indonesia menghimpun. “dua korban tersebut mengalami sangat keras benturan di kepala karena tidak memakai helm dan mengalami patah tulang di tangan dan kaki”. ujarnya

Label: ,

Wakil Walikota Banda Aceh Lantik 73 Penjabat Ekselon II,III Dan IV di Lingkungan Penko


Daily Mail Indonesia Net. -Banda Aceh - Wakil Wali Kota Banda Aceh Zainal Arifin melantik 73 pejabat baru di lingkungan Pemko Banda Aceh. Ke-73 pejabat tersebut terdiri dari satu Pejabat Eselon II, 15 Pejabat Eselon III, dan 57 Pejabat Eselon IV. Mereka dilantik berdasarkan SK Wali Kota Banda Aceh Nomor 311 Tahun 2018 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Struktural. Prosesi pelantikan dan pengangkatan sumpah jabatan digelar di aula balai kota, Jumat (20/4/2018), dan turut dihadiri oleh Ketua DPRK Banda Aceh Arif Fadillah.


Adapun Pejabat Eselon II yang dilantik yakni dr Fuziati SpRad sebagai Direktur RSUD Meuraxa. Sementara Pejabat Eselon III baru di antaranya drh Mawardi Silvakarta sebagai Sekretaris DPPKP dan Jurianto SE Sekretaris Dinas Pariwisata Banda Aceh. Sementara dua nama dari 57 Pejabat Eselon IV yang dilantik adalah Firman sebagai Kasubbag Pemberitaan pada Bagian Humas Setdako Banda Aceh menggantikan Mahdi SPd MM yang menempati jabatan baru Kasi Penguatan Sumber Daya Komunikasi dan Ekosistem Smart City Diskominfotik Banda Aceh. 


Dalam sambutannya, Cek Zainal -panggilan akrab wakil wali kota, mengatakan penunjukan seseorang pegawai untuk menduduki suatu jabatan pada hakikatnya mengandung makna sebagai pemberian kepercayaan dan amanah serta penghargaan dari pemerintah. “Oleh karena itu jabatan harus ditempatkan sebagai suatu amanah yang dapat dan harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT, negara, organisasi dan masyarakat,” pesannya.

Ia juga mengharapkan pejabat baru senantiasa berpedoman kepada prosedur, standar, dan peraturan yang berlaku, serta senantiasa berupaya meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat, dan juga bersedia menerima kritik yang membangun. “Khusus kepada pejabat yang dilantik pada instansi kesehatan, kami berharap penanganan dan pelayanan di bidang kesehatan semakin meningkat, apalagi masyarakat juga semakin kritis, dimana kesalahan sedikit oleh aparatur negara akan cepat viral di media sosial.”

“Pelayanan yang ramah, kenyamanan, tepat guna, perlindungan terhadap pasien, ketersediaan obat dan alat kesehatan serta adanya SOP akan berimbas pada kenaikan tingkat kepuasan masyarakat Terhadap pelayanan yang diberikan oleh Pemko Banda Aceh,” sambungnya. 


Menutup sambutannya, Cek Zainal mengajak seluruh aparatur di lingkungan Pemko Banda Ace untuk bersama-sama bergerak cepat mewujudkan berbagai program pembangunan di berbagai sektor. “Dengan demikian, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan kita semua akan semakin dekat dengan cita-cita ‘Mewujudkan Banda Aceh Gemilang dalam Bingkai Syariah’,” katanya[rel]

Label: ,

Kepala Desa di aceh tengah mengundurkan diri

Daily Mail Indonesia.Net, Aceh Tengah, Aparatur Desa Gunung Bukit Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah secara berjamaah melakukan pengunduran diri dari jabatanya, sumber pengunduran diri itu berawal dari selisih paham tentang anggaran dana desa.

Camat Kebayakan Drs. Sarwa Jalami mengatakan, selisih paham yang terjadi tentang pengelolaan dana desa itu mengakibatkan Reje hingga Kaur dan 3 orang anggota Rakyat Genap Mupakat (RGM) desa setempat ikut mengundurkan diri.

"Setelah saya melakukan diskusi dengan Reje dan Kaur, sebenarnya bukan dengan emosi mereka melakukan pengunduran diri, namun condong ke intropeksi diri jika memang dianggap kurang sempurna untuk itu mereka mengundurkan diri sementara", ungkap Sarwa diruang kerjanya, Kamis19/04/2018.

Ia menambahkan,  pengunduran diri aparat desa itu sudah disampaikan kepada Bupati Aceh Tengah dan tinggal menunggu tindak lanjutnya.

Ia menambahkan, pengunduran diri yang dilakukan aparat desa tersebut merupakan hak priogratif seseorang dalam mengemban amanah.

"Ini merupakan hak Priogratif seseorang, kami tidak bisa mendorong dan melarang karena itu hak mereka, jika Reje bertekad serius mengundurkan diri maka selanjutnya Bedel akan menjabat penganti Reje sementara", terangnya.

Setelah bedel diangkat sebagai pengganti Reje,  selanjutnya bedel lah yang akan memfasilitasi proses Pemilihan ulang yang kepadanya diberikan kewenangan selama satu tahun untuk melakukan pemilihan tersebut.

Hingga saat ini tambah Camat Kebayakan itu,  pemerintahan Kampung Gunung Bukit Kebayakan masih berjalan normal dan permasalahan tersebut sudah diberitahukan kepada Bupati Aceh Tengah untuk menelaah sekaligus menindak lanjuti pengunduran diri itu.

Ia meminta kedepan seluruh aparat desa dapat lebih Harmonisasi, dan menjauhi selisih paham yang berlarut larut.

"kalau sudah berlarut larut terjadi dikampung maka rakyat yang menjadi imbas,  tidak lagi dapat menikmati kenyamanan dalam semua hal", tutupnya. (A lubis.s)

Label: ,

Kamis, 19 April 2018

Bus Rombongan Jamaah Zikir Laka Lantas di Kawasan Indrapuri

Daily Mail Indonesia Net. KOTA JANTHO - Bus dengan plat polisi BL 7002 U yang membawa jamaah zikir dari Aceh Tamiang menuju Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, mengalami kecelakaan tunggal. Bus itu menabrak pagar beton SD di Jalan Banda Aceh-Medan Gampong Sihom, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (15/4) sekira pukul 06.30 WIB. 


Dua orang meninggal dunia dalam musibah itu, sedangkan 12 orang lainnya mengalami luka ringan. Hal itu diungkapkan Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH melalui Kasat Lantas AKP Vifa Fibriana Sari SIK kepada Serambi kemarin. Menurutnya, bus sekolah yang disopiri Zainuddin (46) diduga melaju kencang di jalan turunan yang menikung, sehingga sopir tidak mampu mengendalikan mobil sehingga menabrak pagar beton. “Berdasarkan keterangan para saksi, mobil melaju kencang saat turunan dan hilang kendali, sehingga sisi kiri bus langsung menabrak pagar sekolah,” kata Vifa. 

Akibat tubrukan tersebut, kaca depan bus pecah dan penumpang di sisi kiri mengalami trauma berat karena benturan keras dengan pagar beton tersebut. Dia sebutkan, korban yang meninggal dunia adalah Slamet Paino (54) asal Desa Rantau Pauh Aceh Tamiang dan Supeni (61) warga Alur Cucur Tanah Terban, Aceh Tamiang. “Kedua korban yang meninggal duduk di sisi kiri bus, yang diduga mengalami benturan langsung dengan pagar beton itu,” katanya.

Sementara korban yang mengalami luka ringan yakni Herianto (36) asal Tanah Terban, Aceh Tamiang, Tutut Indri (43) asal Kompleks Pertamina Aceh Tamiang, Jumiarti (60) asal Suka Damai, Aceh Tamiang, Serli Humaira (12) asal Desa Durian Aceh Tamiang, Masinah (58) asal Rantau Pauh Aceh Tamiang, dan Winda Sulistian (16) asal Desa Kebun Ubi Aceh Tamiang. Selain itu korban yang juga luka ringan yaitu Faizen (60) asal Desa Durian Aceh Tamiang, Upik (60) asal Desa Durian Aceh Tamiang, Nuriah (66) asal Rantau Pauh Aceh Tamiang, Karmila (56) asal Rantau Pauh Aceh Tamiang, Sariati (61) asal Desa Durian Aceh Tamiang, dan Keti Suryani (60) asal Pangkalan Brandan, Sumatera Utara. “Semua korban awalnya dibawa ke RSUD Aceh Besar di Indrapuri. Korban yang luka sudah diobati, sedangkan yang meninggal dunia sudah dijemput keluarganya untuk dibawa pulang ke Tamiang,” kata AKP Vifa. 


Disebutkan, sebagian korban ada yang dibawa ke RSUZA Banda Aceh untuk perawatan lebih intensif, sementara sebagian lagi masih menunggu jemputan keluarga di RSUD Aceh Besar. Dijelaskan, luka ringan yang dialami kebanyakan korban berupa benjol dan luka robek di kepala, dada, dan mata terkena beling. “Rata-rata lukanya dijahit, dan kebanyakan yang terluka itu duduk di sisi kiri bus,” kata Vifa,

seraya mengatakan kaca di sisi kiri dan depan bus pecah semua, dan pada dashbord mobil ada banyak ceceran darah korban. Kasat Lantas Aceh Besar menambahkan, sopir bernama Zainuddin itu sudah diamankan di Unit Laka Aceh Besar di Indrapuri, yang berada tak jauh dari lokasi kejadian. “Kondisi sopir lecet saja. Saat ini kami masih mendalami kasusnya,” kata dia, 

dan menyebut menurut keterangan korban, ada dua bus jamaah zikir yang berangkat dari Aceh Tamiang menuju Banda Aceh. Saat ditanya tentang informasi yang menyebut bahwa tabrakan terjadi karena sopir bus, mencoba untuk menghindari mobil yang datang dari arah berlawanan, AKP Vifa membantahnya.

Menurutnya keterangan itu sangat berbeda dengan pengakuan sejumlah saksi di lokasi dan para korban. “Itu alibi sopir. Para saksi dan korban tidak melihat ada mobil di depan,” jelasnya, dan menyebut banyak saksi yang melihat bus melaju dengan kecepatan tinggi saat turunan menikung. Selain itu, dari pemeriksaan pihaknya diketahui bahwa bus tersebut masih dalam kondisi baru, begitu juga dengan kondisi rem yang masih bagus , Pungkasnya.

Label: ,

Selasa, 17 April 2018

BNNP Aceh Bersama Instansi Terkait Musnahkan Ladang Ganja

Aceh Besar, Direktorat Narkotika Deputi Bidang Pemberantasan BNN dan BNNP Aceh kembali melakukan pemusnahan ladang ganja seluas ± 5 Ha di kawasan pergunungan Aceh besar. Selasa (17/4/2018).

Permusanahan tanaman haram tersebut merupakan hasil kerja sama dengan beberapa instansi terkait lainnya yaiu Polres Aceh Besar, Kodim 0101/BS Aceh Besar. 

kegiatan perdana di tahun 2018, hal tersebut disampaikan kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser saat Press Release di Gampong Piyeun Indrapuri Aceh Besar.pemusanahan, "Pemusnahan ladang ganja ini merupakan kegiatan yang pertama di Tahun 2018." jelas Brigjen Pol. Faisal AN.

Lanjutnya lagi, BNN terus berupaya untuk melakukan alih fungsi lahan, yang sebelumnya menananm ganja menjadi menanam tanaman alternatif lain yang lebih bermanfaat dan tidak melawan undang undang.

"Upaya pemusnahan lahan ganja untuk dirubah menjadi lahan/tanaman yang bermanfaat (Alternative Development) di Provinsi Aceh dan sekitarnya dan ini sudah kita lakukan di 3 kabupaten di Aceh, yaitu Gayo Lues, Bireuen dan Aceh Besar" Pungkas Faisal AN.

Terkait penemuan ladang ganja untuk pertama kalinya di Tahun 2018 ini, Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal AN, berpesan, agar seluruh masyarakat Aceh, khususnya masyarakat Aceh Besar untuk tidak lagi menanam tanaman ganja, karena ganja dengan kandungan zat THC (Tetra Hydro Cannabinol) di dalamnya ini merupakan tanaman yang dilarang, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Oleh karena itu, "Bagi siapa saja yang masih menanamnya maka akan dipidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku." tegasnya.

Lanjutnya lagi, "Penyelidikan ladang ganja ini di pimpin langsung oleh Kasubdit Narkotika Alami, Kombes Pol. Anggoro Sukartono, S.IK, serta pejabat dari instansi terkait lainnya." Pungkasnya.

Kombes Pol. Anggoro Sukartono, S.IK, disaat yang sama juga menjelaskan Ladang ganja dengan total luas ± 5 Ha, pertama kali ditemukan melalui satelit oleh LAPAN di titik koordinat 5.480099°, 95.499560° dengan ketinggian sekitar ± 220 MDPL yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas BNN melalui proses penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan tim pada beberapa hari sebelumnya di Desa Piyeung, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar. Didapati ladang ganja yang siap panen dengan tinggi sekitar 2,8 meter – 3,4 meter, dengan tingkat kerapatan tanaman sekitar ± 3 batang per meter persegi dan kepadatan tanaman ± 80% - 85% dari total luas ladang". Jelas Kombes Pol. Anggoro.

Katanya lagi, Total jumlah tanaman yang siap panen adalah sekitar ± 200.000 batang ganja. Jarak tempuh untuk mencapai lokasi kegiatan pemusnahan ladang ganja seluas ± 5 Ha yang berlokasi di Desa Piyeung, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar membutuhkan waktu sekitar ± 2 jam melalui Kota Banda Aceh[rel]

Label: ,

Senin, 16 April 2018


DAILY MAIL INDONESIA.NET, PADANG -(Muhammad Fadhli) Selera musik generasimuda yang saat ini cenderung menggilai musik positif dan lagu religi, memberi tempat bagi lagu Ana Uhibbuka Fillah di blantika musik Indonesia. 

Terlihat dengan drastisnya meningkat jumlah tayangannya setiap hari di YouTube. Lagu Ana Uhibbuka Fillah di  kanal official YouTube Aci Cahaya telah menembus lebih dari sejuta kali tayang pada hari Rabu 11/4/2018. 

Tentu ini menjadi angka yang signifikan bagi lagu Ana Uhibbuka Fillah yang dinyanyikan Aci Cahaya, sebagai penyanyi pendatang baru di Indonesia.

Beredarnya lagu Ana Uhibbuka Fillah ini mendapat respon positif dari para YouTuber, mereka ramai mengunggah ulang lagu ini dalam bentuk video kreasi sendiri, dan sebagiannya lagi dalam bentuk covering. 

Kolom komentar pada postingan lagu Ana Uhibbuka Fillah di kanal official YouTube Aci Cahaya juga jadi tempat curhatan bagi para remaja. Hal serupa juga dilakukan para netizen di akun Instagram dan Facebook.

"Semoga lagu Ana Uhibbuka Fillah dapat memberi manfaat bagi yang mendengarnya," kata Aci Cahaya, saat diwawancarai, 11/4/2018.

Lirik dan komposisi nada lagu Ana Uhibbuka Fillah ditulis sendiri oleh Aci Cahaya, bercerita tentang luluhnya hati melihat iman dan ketaqwaan seseorang pada Allah SWT., namun sulit untuk mengungkapkannya, karena takut dijauhi.

Seperti yang juga dikatakan Aci Cahaya, lagu Ana Uhibbuka Fillah ini ditulisnya saat menjalani proses produksi album perdananya 'Pelangi Cinta', saat itu kurang satu lagu dari sepuluh lagu yang dibutuhkan. Aci Cahaya ingin satu lagu ini ada satu kalimat bahasa Arabnya. Dengan ilham yang datang saat itu, dalam dua puluh menit lagu Ana Uhibbuka Fillah berhasil ditulisnya.

Mengenal lebih jauh, Aci Cahaya memiliki nama asli Nursyamsi Mas'ari, juga adalah seorang qariah yang beberapa kali menjuarai lomba cabang tilawah di MTQ Nasional Tingkat Kota, Kabupaten, dan Provinsi di Riau.

 Peraih juara pada MTQ kategori dewasa akhwat di Olimpiade Pecinta Qur’an 2016 di Bekasi. Dan Aci Cahaya baru saja berhasil meraih juara ke dua pada cabang tilawah dewasa di MTQ Nasional Kota Pekanbaru ke 51 yang ditutup pada tanggal 2 April 2018 lalu.

Saat ini Aci Cahaya juga aktif mengajar ilmu baca Alquran di Lembaga Pendidikan As-Sakinah, yang berlokasi di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru. Beberapa murid yang diajar pada lembaga ini juga ada yang lulus untuk ikut di MTQ Nasional Tingkat Kecamatan dan Kota.

Selain Ana Uhibbuka Fillah, beberapa lagu Aci Cahaya yang lain juga ikut dipasarkan oleh IslamicTunes, seperti lagu; Bunda, Janjiku Ayah, Perjalanan Menuju Langit, Darimu Untukmu Allah, dan Adikku Sayang. Lagu-lagu ini bisa didapatkan pada beberapa media penjualan lagu online dan aktivasi RBT di beberapa provider yang ada di Indonesia.

Lagu Ana Uhibbuka Fillah dari Aci Cahaya yang sedang dilirik oleh para netizen ini seperti menyambut Ramadan 1439 H yang hawa kedatangannya kian terasa. Mari tonton videoklipnya pada link YouTube berikut ini; https://youtu.be/T6ceI5QpaSI


Keterangan Foto.

Foto 1 - Aci Cahaya, Penyanyi Religi Indonesia. (Dok. Diatunes Management)


Foto 2 - Aci Cahaya live performance di MIHAS, Kualalumpur - Malaysia. (Dok. Diatunes Management)

Foto 3 - Aci Cahaya, Penyanyi Religi Indonesia. (Dok. Diatunes Management)



Foto 4 - Aci Cahaya live performance di MIHAS, Kualalumpur - Malaysia. (Dok. Diatunes Management)

Label: ,

Minggu, 15 April 2018

Dugaan Korupsi Nindya Karya: dari Tanpa Lelang hingga Markup


























DAILY MAIL INDONESIA.NET, Jakarta (13/4). (kr) PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan Dermaga Bongkar Sabang, Aceh. Kedua perusahaan itu diduga melakukan penyimpangan dalam proyek yang dibiayai oleh APBN tahun anggaran 2006 hingga 2011 itu.
"Nilai proyek sekitar Rp 793 miliar," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif saat jumpa pers di gedung KPK, Kuningan.




Syarif menuturkan diduga ada lima penyimpangan yang dilakukan dari proyek yang dibiayai oleh APBN tahun anggaran 2006 hingga 2011. Mulai dari penggelembungan harga hingga penunjukkan langsung pemenang proyek tanpa lelang.




1. Penunjukan langsung tanpa melalui lelang.
2. Nindya Sejati Joint Operation sejak awal telah diarahkan sebagai pemenang pelaksana pembangunan.
3. Rekayasa dalam penyusunan HPS dan penggelembungan harga atau markup.
4. Pekerjaan utama dialihkan kepada PT Budi Perkasa Alam.
5. Kesalahan dalam prosedur dan izin, seperti amdal dan lainnya belum ada namun pembangunan sudah dilaksanakan.




"Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekitar Rp 313 miliar," ungkap Syari

Label: ,