BNN Aceh bersama BPSDM Aceh Sosialisasikan P4GN pada guru

Dailymailindonesia.net - Banda Aceh,  Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Drs. Faisal Abdul Naser, M.H melalui Kasie Pencegahan BNNP Aceh Masduki, S.H memberikan materi mengenai Program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Kesiswaan Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Aceh yang bekerja sama dengan BNN PROVINSI ACEH dalam mensosialisasikan Program P4GN bagi peserta Diklat. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Ruang Belajar BPSDM Aceh, Banda Aceh,  senin, 4 Desember 2017. 

Adapun Peserta pada kegiatan ini berjumlah 30 orang yang merupakan Guru Bimbingan Konsling tingkat SMA dari Kota Banda Aceh dan Kab. Aceh Besar.
Kepala BNN Provinsi Aceh Brigjen Pol. Faisal AN melalui Kasi Pencegahan BNNP Aceh Masduki, S.H dalam materinya mengatakan Pada tahun 2014 Presiden Joko Widodo menyampaikan Bahwa "Indonesia Darurat Narkoba" dimana Aceh juga Darurat Narkoba.  Peredaran Gelap Narkoba dan Penyalahguna Narkoba dan Pecandu Narkoba di Aceh sudah sampai ke Pelosok-pelosok Gampong.

Masduki meneruskan bahwa terkait masalah Indonesia Darurat Narkoba Presiden mengeluarkan 6 perintah presiden dalam rapat terbatas kabinet kerja tentang penanganan permasalahan Narkoba. Yaitu:


  1. Semua kementerian/lembaga harus bergerak bersama dan menghilangkan ego sektoral.
  2. Nyatakan Perang Terhadap Ja ringan Narkoba dan Penanganan Hukum Harus Lebih Keras dan Lebih Tegas Lagi.
  3. Tutup Semua Celah Penyelundupan Narkoba di Pintu-Pintu Masuk Pelabuhan, Bandara maupun di Pelabuhan-Pelabuhan Kecil.
  4.  Gencarkan Kampanye Kreatif Bahaya Narkoba Kepada Generasi Muda.
  5. Tingkatkan Pengawasan yang Ketat Pada Lapas dan Lakukan Pengecekan Secara Rutin dan Mendadak.
  6.  Rehabilitasi Penyalahguna dan Pecandu Narkoba, Secara Efektif Sehingga Rantai Penyalahgunaan Narkoba Terputus.

Selanjutnya Mengenai hukuman bagi para pengedar dan bandar narkoba Masduki menjelaskan mengenai hukuman bagi para pengedar dan bandar narkoba yang tertuang dalam UU no 35 thn 2009 tentang Narkotika dimana hukuman maksimal dari Pengedar dan Bandar Narkoba yaitu Hukuman Mati.

Dalam kegiatan tersebut materi yang disampaikan selain Program P4GN juga menyampaikan materi pengembangan karakter, karena menurut Masduki siswa yg gampang dipengaruhi oleh narkotika adalah siswa yg berkarkter menyimpang dari norma hukum, agama maupun sosial kemasyarakatan. Masduki meneruskan sebaiknya siswa sekarang harus mempunyai karakter yg kuat untuk menangkal Penyalahgunaan Narkoba baik bagi dirinya maupun siswa yg lain.

Pada kesempatan ini Masduki mengajak para peserta untuk mensosialisasikan Bahaya Narkoba kepada siswa di sekolah masing-masing, Masduki juga berpesan kepada para peserta untuk mengajak atau menyampaikan kepada korban atau keluarga korban penyalahguna narkoba untuk melaporkan diri ke BNNuntuk direhabilitasi.

Kepala BPSDM Aceh Syahrul, SE, M.Si sebagai penanggung jawab kegiatan ini menjelaskan bahwa pada kegiatan ini kami bekerjasama dengan BNNP Aceh dalam mensosialisasikan Program P4GN kepada peserta melalui kegiatan Diklat Pembinaan Kesiswaan Tahun 2017 dengan tujuan agar Peserta dapat mengerti dan memahami tentang Program P4GN ini dengan harapan Peserta nantinya dapat meneruskan informasi tentang P4GN ini kepada keluarga, Siswa dan kepada binaannya juga Untuk membentuk kader kader anti narkoba di sekolah masing-masing dengan menanam jiwa militansi untuk melawan Narkoba di sekolah dan lingkungannya.(rilis) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
DAILYMAIL INDONESIA
DAILYMAIL INDONESIA

Formulir Kontak